Kelembutan Hati

:: Pana Pramulia

Hati merupakan salah satu komponen manusia yang peka akan peristiwa atau tindakan. Hati adalah segala sesuatu yang terasa di dalam batin. Apabila seseorang melihat kebaikan dan keindahan, maka hatinya akan merasakan kegembiraan. Sebaliknya, apabila seseorang melihat keburukan dan bencana maka hatinya akan sedih, gelisah, atau bahkan berduka. Hati manusia begitu peka merasakan segala sesuatu yang diterimanya. Secara fitrah, hati manusia menginginkan ketenangan dan kebahagiaan. Manusia dapat meraih ketenangan hati atau batin ketika manusia itu mengingat Allah. Allah berfirman dalam Surat Ar-Ra’d, ayat 28 “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(more…)

Read More

Fitrah Berbuat Baik

bahagia-itu_02

::Penulis (Pana Pramulia)

Setiap orang pasti ingin berbuat baik kepada sesamanya. Tanpa terkecuali seorang remaja. karena setiap mereka kagum kepada seseorang maka kekaguman itu berasal dari kebaikannya. Ketika remaja, saya juga mengalami hal yang demikian. Memang ada sumber lain ketika saya mengagumi seseorang di luar kebaikannya, tetapi kalau di luar kebaikan, kekaguman itu sedikit dan sebentar saja atau malah bisa sama sekali tak ada. Jika sumber-sumber di luar kebaikan menjadi alat pendukung kebaikan, akan menjadi semakin menganggumkan. Misalnya wajahnya baik, harta yang diperoleh halal, dan perilakunya baik. Hal itu sungguh sebuah kelengkapan.

Allah berfirman “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung (QS. Ali ‘Imran: 104).”
(more…)

Read More

Penyakit Hati

psikologi105
Penyakit berbahaya yang dialami manusia adalah penyakit hati. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang-orang dewasa, melainkan juga bisa menyerang remaja. Bahayanya tidak hanya berdampak di dunia, tetapi akan sampai ke akhirat kelak. Manusia memang menatap ngeri ancaman gagal ginjal, gagal jantung, diabetes, kanker, dan sebagainya. Ada banyak saudara, sahabat, tetangga yang kehilangan salah satu organ tubuhnya (kaki atau tangan) karena penyakit diabetes malah menemukan kehidupannya kembali. Mereka memang kehilangan tangan atau kaki, tetapi menemukan hati. Banyak pasien menderita kanker kronis yang akhirnya menemukan ilmu pasrah. Kerusakan tubuh tidak menyebabkan kehilangan hati. Ilmu yang pasti tidak didapat dengan mudah karena malah harus melewati penyakit yang parah. Maka dari itu, penyakit tubuh seharusnya tidak semenakutkan penyakit hati.
(more…)

Read More